Teori dan Hipotesis Penelitian

Definisi teori

Dalam dunia ilmu, orang kadang sulit membedakan antara teori dan kenyataan.seorang ilmuwan dalam mencari pengetahuan bukan hanya mencari fakta atau kenyataan, akan tetapi berusaha menemkan dalil-dalil. Dengan dalil tersebut, seorang ilmuwan dapat melakukan peramalan rangkaian peristiwa berikutnya. Dalil-dalil yang tersusun secara sistematis yang ditemukan inilah yang pada akhirnya merupakan teori.

Teori oleh para pakar, kadang berbeda dalam merumuskannya. Menurut Marzuki(2003), teori adalah prinsip-prinsip umum yang ditarik dari fakta-fakta;mungkin juga berupa dugaan yang menerangkan sesuatu,seperti teori atom, evolusi, gravitasi dan sebagainya dari definisi tersebut, dapat dinyatakan bahwa :

Teori merupakan prinsip-prinsip umum, bukan spekulasi

Teori ditarik dari fakta/fenomena yang belaku, oleh karena itu teori dan fakta saling berhubungan

Teori merupakan dugaan yang menerangkan sesuatu, karena itu peneliti sangat berkepentingan dengan teori dan fakta

Sedangkan menurut kerlinger(1985),teori merupakan suatu rangkaian construct atau konsep (concept), definisi (definition), dan proposisi(proposition) yang menggambarkan fenomena secara sistematis melalui penentuan hubungan antar variabel dengan tujuan unuk menjelaskan dan memprediksi fenomena alam.

Bertolak dari konsep di atas, terdapat tiga hal pokok yang terungkap dalam definisi teori, yakni:

Elemen teori terdiri atas: konstruk,konsep, definisi dan proposisi

Elemen-elemen teori memberikan gambaran sistematis mengenai fenomena melalui penentuan-penentuan hubungan antar variabel.

Tujuan teori adalah untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena alam.

Dari keterangan di atas, ada beberapa komponen yang berhubungan dengan teori, yakni :konstruk, konsep, fenomena dan variabel.hubungan antara teori, konstruk, konsep, fenomena dan variabel, baik di lihat dari bagaimana lahirnya teori, dan bagaimana menjelaskan variabel-variabel penelitian, dapat dijelaskan melalui bagan dalam gambar 4.1 dan 4.2.